7 Obyek Wisata di Jogja Yang Harus Dikunjungi

7 Obyek Wisata di Jogja Yang Harus Dikunjungi

Sudah sampai kota Jogja, masih bingung mau kemana? Berikut kami sajikan informasi tentang 7 obyek wisata di Jogja yang harus dikunjungi.

  1. Keraton Jogja
    Inilah bangunan kebanggaan warga Jogja yang didirkan sejak tahun 1756. Tak sekedar istana simbol budaya, politik, tahta, kediaman Sultan Yogyakarta, keraton juga menjadi pusat arsitektur tradisional Jawa. Sebagian besar ruangan keraton berfungsi sebagai museum, tempat penyimpanan berbagai benda koleksi Kesultanan Yogyakarta. Ada bberapa kegiatan rutin yang bisa dinikmati khalayak. Setiap Senin, Selasa, dan Kamis, ada pertunjukkan gamelan. Pada hari Rabu diadakan pergelaran wayang golek. Sementara itu, Jumat biasa digelar nyanyian dan puisi Jawa.
    Di sekitar kawasan keraton, berdiri beberapa museum menarik. Seperti, Museum Kereta Keraton (dekat gerbang masuk keraton), Museum Sonobudoyo, Benteng Vredeburg (Jalan Jenderal A Yani), Pura Pakualaman (Jalan Sultan Agung), dan Sasmitaloka Jenderal Sudirman (Jalan Bintaran Wetan).
    Masih di sekitar keraton, para pengunjung bisa mendatangi Taman Sari, sebuah situs bekas taman istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berdiri sejak masa pemerintah Sultan Hamengku Buwono I (1758-1765).
    Di bagian belakang keraton, ada lapangan luas yang dikenal sebagai Alun-Alun Kidul, atau biasa disingkat Alkid. Disini tumbuh dua beringin besar yang begitu fenomenal. Di area ini, wisatawan bisa menikmati jajanan tradisional seperti wedang ronde, bajigur, jagung bakar, dan roti bakar. Ada kegiatan yang seru lagi disini, yakni masangin, dimana seseorang diminta berjalan melewati celah antara dua pohon beringin besar dengan mata tertutup. Konon, apabila Anda mampu melewati celah tersebut tanpa menabrak atau berjalan serong maka Anda akan mendapat berkah besar. Sebaliknya, jika Anda mencoba mengintip maka Anda akan masuk ke dunia lain dan sulit kembali ke alam nyata. Semua tinggal kepercayaan.
  2. Malioboro
    Kawasan paling ramai dikunjungi wisatawan sepanjang tahun. Malioboro merupakan kawasan jalan yang membentang dari Tugu Yogyakarta sampai ke simpangan Kantor Pos Yogyakarta. Pedagang kaki lima selalu menggelar kerajinan mereka di sana. Saat malam, berganti dengan warung-warung lesehan dan pedagang gudeg yang melayani pelanggan hingga pagi. Malioboro juga tempat kumpul tukang becak, penarik delman, dan seniman jalanan dari daerah sekitar Yogyakarta.
  3. Sendratari Ramayana
    Sendratari Ramayana yang pertama dibuka pada 28 Juli 1961 ini merupakan pentas budaya yang mengangkat epik Ramayana. Pementasan berlangsung di panggung terbuka sebelah selatan Candi Prambanan. Pertunjukkan Sendratari Ramayana berlangsung setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Harga tiket pertunjukkan bervariasi, di teater terbuka yaitu Rp 300.000 (kelas VIP, termasuk soft drink, suvenir, dan snack), Rp 200.000 (kelas khusus, termasuk soft drink), Rp 150.000 (first class), dan Rp 100.000 (second class). Sedangkan di Teater Trimurti, tiket berkisar antara Rp 200.000 dan Rp 25.000. silahkan Anda menentukan harga tiket pilihan.
  4. Pasar Beringharjo
    Disinilah pusat pedagang tradisional di Kota Gudeg. Dikenal juga dengan sebutan Pasar Lor dan Pasar Gedhe. Dibangun sejak tahun 1758 dan didirikan bangunan permanen pada tahun 1925. Terdiri dari beberapa lantai. Pusat batik terletak di lantai dasar. Di lantai dua, terdapat berbagai bahan dasar jamu dan rempah-rempah. Sedangkan barang antik dan pakaian bekas dijual di lantai tiga.
  5. Blue lagoon
    Blue lagoon merupakan sebuah tujuan wisata pemandian alam yang terletak di daerah Dalem Widomartani Ngemplak Sleman. Warga menyebut juga sebagai Tirta Budi. Disini, kita bisa menikmati kesegaran air danau alam yang masih alami. Saat siang hari, air danau akan berwarna kebiru-biruan terkena paparan sinar matahari. Yang menarik, ada banyak ikan kecil berenang di dalam danau yang akan menggiggit sel-sel kulit mati di kaki. Jadi, berwisata alam sambil merawat diri, hanya di Blue Lagoon.
  6. Gumuk pasir pantai amarukmo
    Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati padang pasir. Di jogja, tepatnya di Parangkusumo. Kegiatan seru yang banyak dilakukan orang ketika mengunjungi tempat ini ialah sandboarding, meluncur ke bawah dari bebukitan pasir di atas papan luncur. Disarankan untuk mengunjungi tempat ini ketika pagi atau sore hari. Siang hari udara sangat panas, sedangkan malam hari akan terasa sangat dingin.
  7. Bukit banyak angkrem
    Konon, dulu di sebuah bebukitan banyak ditemukan angsa (banyak) sedang mengerami telurnya (angkrem). Karenanya, bukit tersebut dinamakan Bukit banyak angkrem. Lokasinya berada di Dusun Jetis, Desa Menoreh, Kecamatan Sleman. Cobalah mampir kesini, keindahan alam akan menyapa hangat setiap pengunjung.

Anda ingin berkunjung ke tempat wisata di atas namun Anda tidak ingin repot-repot membawa mobil sendiri, Anda tinggal duduk dan sampai di tempat wisata tersebut maka jangan lupa Valdo Rent Car. Jasa Sewa Mobil Jogja Valdo Rent Car siap menemani dan mengantarkan Anda di berbagai tempat wisata tersebut dengan mobil pilihan dan sopir yang terlatih dan berpengalaman yang selalu berpedoman pada standar SOP.